Showing posts with label RENUNGAN. Show all posts
Showing posts with label RENUNGAN. Show all posts

SIAPA YANG PALING BERAT COBAANNYA?



   Suatu hari seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berat cobaannya?" Beliau SAW menjawab: "Para nabi, kemudian orang-orang saleh, kemudian yang sesudah mereka secara berurutan berdasarkan tingkat kesalehannya. Seseorang akan diberikan ujian sesuai dengan kadar agamanya. Bila ia kuat, ditambah cobaan baginya. Kalau ia lemah dalam agamanya, akan diringankan cobaan baginya.
Seorang mukmin akan tetap diberi cobaan, sampai ia berjalan di muka bumi ini tanpa dosa sedikit pun." (HR Bukhari).
     Hadis di atas menunjukkan bahwa kadar cobaan berupa musibah yang diberikan Allah SWT itu bertingkat. Semakin tinggi tingkat keimanan, semakin berat ujian yang dialami. Sejatinya cobaan itu merupakan proses penguatan iman dan ketakwaan. Maka, bersabarlah dan terimalah dengan segala keikhlasan apa yang terjadi. Tidak perlu segala cobaan itu disikapi berlebihan. Tafakuri dan temukan hikmah dari setiap ujian.

NASIHAT KEHIDUPAN PERKAWINAN


ilustrasi

1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah.

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan Anda, karena Anda harus berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila Anda berpikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan doa mereka.

5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%.

9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK
Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak Anda, tetapi cintailah isteri atau suami Anda 100% dan cintai anak-anak Anda masing-masing 100%.

10.KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK.
Yakinlah bahwa pintu rejeki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.

11.KETIKA EKONOMI MEMBAIK
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.

12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah bersikap lembut tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14.KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

15.KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau kekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

16.KETIKA ADA PIL
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

17.KETIKA ADA WIL
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

18.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

19.KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS
Gunakanlah formula 7 K
1 Ketaqwaan
2 Kasih sayang
3 Kesetiaan
4 Komunikasi dialogis
5 Keterbukaan
6 Kejujuran
7 Kesabaran
Ada kekuatan di dalam cinta dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah
orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan
diri sendiri.



berbagai sumber

=======PELAJARAN SEBUAH BATU=======

=======PELAJARAN SEBUAH BATU=======



Suatu hari seorang guru bijak yang tinggal disebuah lereng bukit didatangi oleh seorang pemuda yang ingin berguru kepada guru bijak tersebut.

“ Kamu datang kesini , ingin belajar?” tanya guru bijak itu kepada pemuda yang datang itu.

            “iya saya ingin menjadi lebih baik,” jawab pemuda tersebut.

Kemudian guru itu mengeluarkan sebuah batu dari dalam sakunya.
            “ Pergilah ke pasar, dan jual lah batu ini!”  perintah guru bijak itu tanpa basa basi

Pemuda itu langsung saja mau dan bergegas pergi kepasar dengan membawa batu yang diberikan oleh sang guru. Dalam pikiran sang pemuda terbersit harapan bila ia menuruti perintah guru bijak itu dan berhasil menjual batu tersebut, dia akan menjadi murid dari guru bijak itu.
            Namun, apa yang didapatkan sang pemuda itu di pasar, di luar perkiraannya.

            “Ah, Masa batu ini dijual?”
            “dikasih saja saya tidak mau!”
            “batu jelek, buat apa? Paling buat nimpuk anjing”

            Dengan perasaan kecewa pemuda itu pun kembali ke lereng bukit dan mengadu kepada sang guru.  

            “bagaimana mungkin saya bisa menjualnya, guru?” tanya pemuda itu pelan.

            “bahkan saya belum tau dan yakin itu batu apa.”

Sang guru yang bijak itu hanya tersenyum dan malah kemudian menyuruh pemuda itu lagi.

“cobalah ke balik bukit dan jual lah batu itu segarga 10 dirham.”

            Kening pemuda itu berkerut. Ia ingin membantah. Tapi tak berani menyangkal sang guru. Ia hanya bergumam dalam hati “sepuluh dirham?”
           
            Karena si pemuda itu ingin menjadi murid, maka perintah tersebut dijalani. Ia pergi membawa batu itu ke balik bukit . dan di balik bukit itu, tanpa ia sangka, banyak orang yang menawar batu itu, tak hanya dengan harga 10 dirham, tapi sampai 1.000 dirham. Ia pun kembali ke lereng bukit menemui sang guru dengan penuh keheranan dan tanda tanya.

            “saya heran, bagaimana batu ini bisa laku sampai 1.000 dirham?” tanya pemuda itu penuh penasaran kepada guru bijak itu.

            Sang guru menjawab, “itu karena.........”

            “karena apa guru” pemuda itu bertanya lagi dengan nada penuh rasa penasaran.
Sang guru malah berbalik tanya kepada pemuda itu. “ apa pendapatmu pertama kali melihat batu ini?”

            Maka si calon murid itu membeberkan pendapat negatif dan pesimisnya soal batu tersebut. Namun, hal yang membuatnya penasaran dan tak mengerti adalah kenapa batu itu, di balik bukit itu bisa laku dengan harga yang mahal?

            Sang guru tersenyum,”itu karena dibalik kemasan yang hitam dan kusam ini, batu ini sebenarnya adalah berlian.”

            “Berlian? Ah masa sih?” sang pemuda terheran – heran.

“  Ya, kalau tidak tahu apa isinya dan tertipu dengan penampilannya, maka percayalah selamanya batu tersebut tidak berharga sama sekali.”

Pemuda itu pun termenung dan baru mengerti makna dari pelajaran BATU itu!



"ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN"

"ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN"

"ANDAI HARI INI AKU DIMAKAMKAN"

Andai Hari ini Aku mati
perlahan tubuhku ditutup tanah
perlahan semua pergi meninggalkanku
masih terdengar jelas langkah2 terakhir mereka
Aku sendirian

di tempat gelap yang tak pernah terbayang
Aku sendiri, menunggu pertanyaan malaikat
Belahan hati, belahan jiwa pun pergi
Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain
aku bukan siapa2 lagi bagi mereka
Sanak keluarga menangis, sangat pedih
aku pun demikian,tak kalah sedih
Tetapi aku tetap sendiri disini
menunggu perhitungan
menyesal sudah tak mungkin
Taubat tak lagi dianggap
dan maaf pun tak bakal didengar
aku benar2 harus sendiri

Yaa ALLAH..
Jika ENGKAU beri aku 1 lagi kesempatan
Jika ENGKAU pinjamkan lagi beberapa hari milik-MU
Untuk aku perbaiki diriku
aku ingin memohon maaf pada mereka yang selama ini telah merasakan dzalimku
yang selama ini sengsara karena aku
tersakiti karenaku
Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yang telah kukumpulkan,
yang bahkan kumakan

Yaa ALLAH..
Beri lagi aku beberapa hari milik-MU
untuk berbakti kepada Ayah & Ibu tercinta
Teringat kata-kata kasar & keras yang menyakitkan hati mereka
maafkan aku Ayah & Ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu
Yaa ALLAH..
Beri juga waktu untuk berkumpul dengan keluargaku
menyenangkan saudara-saudaraku
Untuk sungguh2 beramal soleh
Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-MU lebih lama lagi
Begitu menyesal diri ini
kesenangan yang pernah kuraih dulu
tak ada artinya sama sekali
Mengapa kusia-siakan waktu hidup di dunia itu
andai aku bisa putar ulang waktu itu
Aku dimakamkan hari ini
dan ketika semua menjadi tak termaafkan
Dan ketika semua menjadi terlambat
ketika aku harus sendiri
Untuk waktu yang tak terbayangkan sampai yaumul hisab & di kumpulkan di padang masyhar

Yaa ALLAH..
Wafat kan lah aku dalam keadaan Husnul Khatimah
Jauh kan lah aku dari su'ul khatimah
Jauhkan lah aku dari siksa kubur dan panas nya siksa api neraka
Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin

iklan